Jangan lewatkan artikel lainnya dengan mengeklik tombol like

Iklan

Sobat Blogger Blog

School Days, Anime NTR Terbaik Sepanjang Masa


School Days, Anime NTR Terbaik Sepanjang Masa - School Days merupakan salah satu anime lawas yang masih populer hingga saat ini. Anime ini terkenal karena endingnya yang tidak terduga dan pastinya membuat baper. Saya sendiri setelah menonton anime ini hanya merasakan baper selama 1 hari. Tidak bagus bagi anda yang memiliki masalah psikologis dan yang mudah emosi untuk menonton anime ini. Tapi walaupun begitu saya tetap menyarankan untuk menontonnya. Mengapa? Karena menurut saya anime ini sangat unik. Karena itulah saya menganggap School Days adalah anime NTR terbaik yang pernah saya tonton. NTR atau Netorare bukanlah sebuah genre akan tetapi hanyalah sebuah istilah yang menggambarkan cerita tentang perselingkuhan. Hampir semua Anime NTR memiliki jalan cerita yang susah dilupakan penontonnya hingga menyebabkan terganggunya aktifitas karena alur yang terus terbayang-bayang. Seperti susah tidur, tidak nafsu makan, sering melamun karena memikirkan nasib karakternya dsb.
Sekilas School Days mirip anime NTR pada umumnya, akan tetapi pada postingan kali ini Kantong Artikel akan membahas mengapa anime ini dianggap spesial dan bisa dibilang NTR terbaik.
Anime NTR yang Berakhir Dengan Pembunuhan

Siapa sih yang mau diselingkuhi? Inilah yang akan kalian rasakan jika menonton kebanyakan anime NTR. Kalian akan merasakan apa yang dirasakan setiap karakternya, termasuk diselingkuhi.
Di anime ini yang menjadi penjahat kelamin adalah karakter utamanya sendiri. Makoto Itou yang sebelumnya adalah cowok yang pemalu mendadak berubah menjadi penjahat kelamin dan hampir semua teman ceweknya pernah diajaknya. Diajak ngapain? Pikir sendiri!
Di awal episode diceritakan bahwa dia menyukai seorang wanita Kotonoha Katsura yang selalu dijumpainya di kereta. Ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa jika kamu menyimpan foto orang yang kamu cintai tanpa diketahui oleh orang lain selama (saya lupa berapa lamanya, kalau tidak salah selama 1 minggu) niscaya orang yang kamu sukai itu akan bersamamu. Makoto mempercayai mitos itu dan menyimpan foto gadis yang disukainya tersebut. Tidak lama setelahnya teman sebangkunya Sekai Saionji mengetahui bahwa Makoto menyimpan foto Kotonoha. Sekai memutuskan untuk menolong Makoto mendekati Kotonoha. Setelah berkenalan dan saling mengerti mereka berdua kemudian menjadi sepasang kekasih. Lalu dimana NTRnya?
Sikap Makoto berubah mulai episode 4. Dia mendadak menginginkan hal-hal yang berbau dewasa dan mengajak teman sebangkunya Sekai Saionji untuk melakukan suatu hal yang tidak ingin dilakukan pacarnya, seperti berciuman dan apalah pikir sendiri!
Tidak puas hanya dengan satu wanita Makoto mencoba mengajak satu per satu teman wanita di sekolahnya. Dari sini drama di mulai. Tikung menikung dan saling memarahi, menggunjing terus terjadi.
Karakter yang paling tersakiti justru adalah pacarnya Makoto sendiri yakni Kotonoha Katsura. Banyak yang salut dengan rasa cinta Kotonoha kepada Makoto dan ada yang merasa kalau rasa cintanya itu berlebihan. Seperti dyang terlihat di episode 4 (kalau tidak salah, admin dah lama gak nonton) Kotonoha Katsura pernah bilang "Makoto-kun aku tetap mencintaimu walaupun kamu berkencan dengan siapapun"
Menurut saya hal ini berlebihan, jika dilihat secara logika memang tidak wajar. Kotonoha adalah gadis yang cantik, osis, oppainya lumayan, kenapa tidak cari yang lain. Dan parahnya lagi Si Kotonoha ini malah stress gara-gara Makoto sering kencan dengan wanita lain. Makin gak masuk akal lagi.
Setelah banyak meniduri banyak wanita, salah satu teman wanitanya yakni Sekai Saionji mengaku hamil dan meminta pertanggung jawaban. Mengingat mereka yang masih SMA Makoto tidak ingin masa depannya hancur begitu saja. Dia tidak mempedulikannya dan beralih ke pacarnya yang lama yaitu Kotonoha.
Sekilas hampir terlihat happy ending, Makoto sudah balikan dengan Kotonoha. Melihat kelakuannya yang begitu berdampak buruk (membuat pacarnya stress, menghamili orang) Makoto sudah tobat dan tidak mengulanginya. Dapat dilihat di eps 12 waktu Makoto memanaskan air.
Jangan senang dulu. Nasi telah menjadi bubur, jangkrik pakan burung sudah mengeluarkan bulu. Makoto masih belum menyelesaikan satu masalah dan malah tidak peduli. Merasa tidak adil Sekai memutuskan untuk menemui Makoto di rumahnya dan menusuknya dari belakang.

Melihat pacarnya yang sudah tewas bersimbah darah, Kotonoha tidak tinggal diam, dia sudah tahu kalau yang melakukan ini adalah Sekai dan mengajaknya bertemu di atap sekolah lalu membunuhnya. 
CERITA SELESAI, eiits belum masih ada scene dimana Kotonoha kepala Makoto di atas sebua perahu. Sebelum Makoto terbunuh mereka sudah merencanakan untuk berlayar dengan perahu.

Baru 1 point tapi penjelasannya sudah panjang begini.
Hampir semua orang membenci karakter Makoto Itou dan berharap dia terbunuh. Jadi mematikan karakter Makoto sirasa tepat untuk memuaskan emosi penonton. Hanya saja endingnya yang membuat penonton baper waktu scene di atas perahu. Beda dengan anime NTR lain yang mayoritas tukang tikung masih hidup. Kita ambil contoh anime Dark Blue (Warning!! Ini anime hentai NTR). Di anime ini karakter utamanya sangat menderita, pacarnya sukses ditikung orang terus keperawanan pacarnya juga sudah diambil sang penikung. Apalagi waktu scene pacarnya disetubuhi selingkuhannya di depan matanya sendiri bahkan hampir setiap saat tidak mengenal waktu sholat lima waktu. Bisa dibayangkan bagaimana sakit yang dirasakan karakter utama. Andaikan saja saya jadi char utamanya, maka sudah pasti langsung saya bunuh keduanya. Baik pakai pisau, sapu, tangan atau yang lain. Tapi sayang sang pengarang tidak menghendaki yang demikian. Andaikan jalan ceritanya berakhir dengan pembunuhan seperti School Days, mungkin penonton akan lebih puas dan tidak akan baper.
Saking terpikirkan terus ceritanya sampai sampai saya baru bisa tidur jam 2 pagi hanya karena memikirkan protagonisnya.
Jadi saya bersyukur ada NTR yang berakhir pembunuhan seperti School Days.
Judul Yang Menipu

Pertama kali melihat judulnya orang pada umumnya akan berfikir bahwa anime ini menceritakan kisah seseorang yang menjalani kehidupan sekolahnya. Tapi kenyataannya malah sebaliknya, unsur sekolah (kegiatan sekolah dan aktifitas lain) yang terpampang pada judul hanya beberapa persen saja, sisanya malah menceritakan kebejatan Makoto Itou yang berkencan dengan banyak wanita.
Jika melihat anime lain seperti Akame ga Kill, penonton yang melihat judulnya saja langsung menganggap Akame adalah karakter utamanya, tapi kenyataannya Tatsumi adalah karakter utamanya.
Anime anime dengan judul yang penuh kejutan seperti ini memang begitu menarik, jadi tidak salah jika School Days masuk ke dalam anime terbaik versi saya.
Ecchi yang tidak terlalu ecchi dan gore yang tidak terlalu gore

Point yang satu ini sedikit membingungkan, sebab anime ini memiliki kadar ecchi dan gore yang sedikit menurut saya pribadi.
Di saat ada adegan panas atau adegan Makoto sedang meniduri wanita lain maka penonton hanya akan melihat sekilas saja, seperti ada beberapa bagian yang dicut. Untuk versi BDnya setelah saya lihat hampir sama persis dengan versi tvnya jadi kalian yang sudah melihat versi tv tidak perlu kawatir ketinggalan scene karena tidak ada scene yang berarti terlewatkan. Bahkan karena sedikitnya adegan ecchi yang terlihat sampai-sampai membuat penonton bingung apakah Sekai Saionji benar-benar hamil atau hanya pura-pura. Karena tidak jelasnya adegan apa yang dilakukan Makoto dan Sekai di kamar, tidak seperti Yosuga no Sora. Jadi anime ini menurut saya ecchinya masih dalam kadar wajar.


Kemudian untuk adegan gore, adegan gore hanya terlihat di episode terakhir saja. Berbeda dengan ekspektasi saya yang mengira bahwa di episode terakhir sangatlah mengerikan dengan adanya adegan pembunuhan disertai darah berceceran, ditambah dengan banyaknya fanart dari anime ini yang memperlihatkan kepala Makoto Itou dan mayat Sekai Saionji membuat penonton menjadi takut sebelum menonton animenya. Tapi percayalah semua itu tidak mengerikan setelah kalian melihatnya sendiri. Adegan gore hanya memperlihatkan darah saja dan adegan Katsura mengacak-ngacak perut Sekai dengan tangan tidak diperlihatkan melainkan hanya memperlihatkan gambar bulan. Tidak seperti anime Corpse Party yang memperlihatkan bagian tubuh yang terpotong. Untuk adegan gore saya rasa aman-aman saja.
Pesan Moral
Gambar hanya fanart jadi gak usah takut
Apa yang didapat setelah menonton Anime ini? Semua anime pasti ada pesan moralnya, tergantung siapa pemikiran penontonnya. Untuk anime School Days ini pesan moralnya sudah pasti "jangan pernah selingkuh" yap, karakter Makoto bisa kita jadikan pelajaran agar setia pada pasangan. "Penyesalan tidak akan memberi perubahan" di akhir episode Makoto sadar akan perbuatannya, bisa dilihat di akhir episode waktu Makoto memanaskan air sebelum dibunuh oleh selingkuhannya sendiri. Dia menyadari bahwa Kotonohalah yang pantas untuknya, tapi penyesalan tidak membawa perubahan. Sekai yang terlanjur sakit hati langsung menusuk Makoto dari belakang dan membunuhnya.
Dampak Bagi Penonton

Setelah menonton anime ini apa yang kalian rasakan?
Baper? Bahagia? Mau mati? Gak doyan Fap-fap lagi?
Banyak penonton yang merasakan efek setelah menonton anime ini. Mulai dari Baper berhari-hari, kalau saya cuman 2 hari. Tidak doyan Fap-fap sampai berminggu-minggu. Tidak doyan bokep sampai berbulan-bulan dan sebagainya. Dampak tersebut bisa dibilang positif karena hal-hal yang ditinggalkan umumnya berdampak negatif.
Bonus:

Masih ingat adegan terakhir di atap sekolah? Di bagian itu terlihat pertarungan antara dua orang cewek yang sama-sama menyukai Makoto. Layaknya anime genre action anime ini terdapat adegan berkelahi layaknya scene di The Raid 2. Perbedaannya hanya saja pemainnya cewek, andaikan saja laki-laki pasti adegan pertarungan menggunakan pisaunya akan terlihat lebih seru.
Baiklah, sekian postingan saya kali ini. Maaf bila postingan saya ini kepanjangan. Terima kasih telah berkunjung.

1 Response to "School Days, Anime NTR Terbaik Sepanjang Masa"

Tidak ada kata terlambat dalam berkomentar

Paypal