Jangan lewatkan artikel lainnya dengan mengeklik tombol like

Iklan

Sobat Blogger Blog

3 Cara atau Teknik membaca Al Quran Ketika Tilawah


Membaca Al-Quran merupakan ibadah dalam bentuk bacaan, maka harus sesuai dengan jaidah kaidah yang telah ditentukan dalam ulumul qur'an. Membaca al-Qur'an yang keluar dari kaidah yang telah ditentukan akan masuk perkara bid'ah dalam tadarus Al-Quran.
Dari tingkat kecepatannya dalam membaca atau mengucapkan ayat Al-Quran dibagi menjadi 3, yaitu:
1. At-Tahqiq atau Bacaan pelan/rilex
2. At-Tadwir atau Bacaan dengan kecepatan sedang
3. Al-Hadru atau Bacaan dengan cepat
Perlu diketahui, cara diatas harus dilakukan tanpa mengurangi, atau melebihkan baik itu baik sifat maupun harakat.
Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasaannya berikut ini.
1. At-Tahqiq
Menurut bahasa At-Tahqiq artinya: Sampai sesuatu hal dengan baik dan sempurna. Sedangkan menurut istilah at-tahqiq adalah pengucapan huruf yang sempurna dalam memanjangkan harokatnya, memanjangkan ghunnah, kejelasan huruf dengan suasana tenang dan perlahan lahan.
Tingkat bacaan tahqiq (perlahan-lahan) ini sangat baik digunakan oleh para ustadz dalam mengajar tilawah secara klasikal. Durasi waktu dalam tilawah 1 juz kurang lebih 1 jam.
Perlu dicermati: Ketika mengucapkan huruf qosiroh (huruf pendek)
1. Jangan sampai meyeret (suara memanjang)
2. Jangan dibiarkan muncul tawallud (suara tambahan yang tidak dibenarkan)
3. Wajib dengan kaidah tajwid

2. At-Tadwir
Menurut bahasa at-Tadwir artinya perputaran, sedangkan menurut istilah yaitu membaca Al-Qur'an dengan kecepatan antara bacaan tahqiq (pelan) dan hard (cepat).
Tingkat bacaan tadwir (tengah tengah atau bacaan di antara pelan dan cepat) ini baik digunakan oleh para santri dalam penyalahan bacaan Al-Qur'an. Durasi waktu dalam tilawah 1 Juz kurang lebih 45 menit.

3. Al-Hadru
Menurut bahasa al-hadru artinya cepat. Sedangkan menurut istilah artinya membaca al-Qur'an dengan cepat tetapi tetap menjaga kaidah-kaidah ilmu tajwid.
Tingkat bacaan al-hadru (cepat) ini biasanya digunakan oleh para huffadh al-Qur'an (penghafal al quran) untuk mengulang ulang hafalannya. Durasi waktu dalam tilawah 1 juz kurang lebih 20 sampai 30 menit.
Perlu dicermati, ketika menggunakan tingkat bacaan al-hard (bacaan cepat).
1. Genapnya huruf dalam susunan kata harus bisa terbaca semua.
2. Huruf yang dibaca tidak boleh terhimpit dan samar.
3. Tetap wajib menjaga haq-haq bacaan. Seperti bacaan madd, ghunnah, idhar, idghom, waqof, washol dan ibtida'nya.
Ulama mengelompokkan ketiga tingkatan bacaan al-quran di atas masih dalam koridor bacaan tartil sebagaimana yang difirmankan Allah dalam surat Muzammil ayat 4: "...Dan bacalah al-Quran itu dengan tartil"
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua.

0 Response to "3 Cara atau Teknik membaca Al Quran Ketika Tilawah"

Posting Komentar

Tidak ada kata terlambat dalam berkomentar

Paypal